Dinamika Politik Indonesia yang semakin terlihat adanya Poros baru dimana Sejumlah tokoh-tokoh publik yang ingin menduduki Kursi RI-1. Habib Rizieq Shihab, Seorang Tokoh Komando dari Ormas Keagamaan FPI kembali menarik
hotnews

HABIB Rizieq Menjadi Capres Idaman PA212

HABIB Rizieq Menjadi Capres Idaman PA212

 

via : www.instagram.com/pecinta_habibrizieqshihab/

ADMINSITUSPOKER.com – Dinamika Politik Indonesia yang semakin terlihat adanya Poros baru dimana Sejumlah tokoh-tokoh publik yang ingin menduduki Kursi RI-1. Habib Rizieq Shihab, Seorang Tokoh Komando dari Ormas Keagamaan FPI kembali menarik perhatian publik.

Kali ini Dikarenakan Imam Besar itu dicanangkan akan maju sebagai Calon Presiden dalam Pemilu (Pemilihan Presiden 2019). Diusung oleh Persaudaraan Alumni 212 setelah Dilakukan Rapat Koordinasi Nasional atau kerap disebut Rakornas PA 212.

29 Mei 2018, hasil rapat yang diselenggarakan di Cibubur, Jakarta Timur menghasilkan beberapa Pionis penting yang akan diusung untuk menjadi Bakal Calon Presiden. Sejumlah nama besar politikus Indonesia yang diusung diantaranya yaitu Prabowo Subianto, Tuan Guru Bajang, Yusril Ihza Mahendra, Zulkifli Hasan, Hingga Mohammad Rizieq Shihab.

Bukan tanpa alasan PA 212 Mendorong Kuat Habib Rizieq Sebagai Bakal Capres 2019. Menurut Mereka, Bangsa ini memerlukan seorang pemimpin yang tegas, Pemimpin yang berani, Pemimpin yang berwawasan tinggi, Terlebih lagi pemimpin yang tidak gentar akan asing dan aseng. Namun Pada Dasarnya alasan mereka mengusung Habib Rizieq Karena Imam Besar FPI ini memiliki Massa rill dan dicintai umatnya.

Sebagai Salah Bukti Kuat untuk Mengusung Habib Rizieq adalah Kemenangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2017 Silam. Menurut PA 212, Habib Rizieq Memiliki Suatu Tren Positif untuk Mampu membuat Suatu Perubahan.

Namun, Menjadikan Habib Rizieq sebagai Bakal Calon Presiden tidaklah mudah. Berbagai Prosedur dan Sejumlah Persyaratan harus Dilewati. Dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017, Presidential Threshold (PT) yang harus dipenuhi Partai Politik ataupun Kolaborasi Partai Politik harus Mempunyai Setidaknya 20% Kursi di DPR atau Secara Global memiliki 25% Suara Sah Nasional dalam Pemilu yang Dilakukan sebelumnya.

Comments are closed.