0 Comments

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Sumetara Utara menghimbaukan kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada dalam pembelian obat-obatan tradisional yang kini banyak diedarkan dimana saja.

” Kepada seluruh masyarakat diharapkan untuk tidak dengan mudah terpengaruh dengan promosi-promosi dari obat itu, karena belum tentu obat itu terjamin dengan kualitas dan mutunya,” ujar Ketua Yayasan lembaga konsumen Indonesia ( YLKI ) Sumatera Utara, Abubakar Siddik yang berasal dari Medan, Jumat (7/9/2018).

Menurut dia, kita harus lebih waspada dengan promosi-promosi obat yang sangat berlebihan, dan harus membutuhkan beberapa pengawasan dari Balai Besar Pengawasan Obat Makanan ( BBPOM ), dinas institusi yang terkait lainnya dan juga dinas kesehatan.

” Ini semua harus dilakukan karena, sudah terlalu banyak dari mereka yang menawarkan produk mereka dengan promosi yang berlebihan, dengan mengatakan bahwa produk mereka dapat menyembuhkan segala jenis penyakit dengan cepat yang di derita oleh masyarakat,” jelas Abubakar Siddik.

Dia juga menjelaskan, bahwa obat itu ternyata tidak ada apa-apanya dan tidak membuahkan hasil apapun, seperti yang mereka janjikan, hal ini tentu saja membuat para masyarakat selaku konsumen menjadi bingung.

Praktek yang sudah banyak merugikan masyarakat tersebut, katanya, sudah tidak bisa dibiarkan lagi dan harus segera di hentikan.

” Mungkin obat-obat yang beredar itu tidak mempunyai izin edar, dan mereka mengedarkannya tanpa diketahui oleh Balai Besar Pengawasan Obat Makanan ( BBPOM ) Medan,” ujar Abubakar Siddik.

Abubakar Siddik sangat berharap banyak kepada Balai Besar Pengawasan Obat Makanan ( BBPOM ) Medan agar bisa bekerja sama dengan petugas kepolisian untuk melakukan pembenahan terhadap peredaran obat-obat yang bermasalah itu.