Rumah Sakit Jiwa Gonjiam Disebut Paling Berhantu di Korea Selatan dan di Dunia

Rumah Sakit Jiwa Gonjiam sudah sering kali disebut-sebut sebagai salah satu tempat yang paling seram di Korea Selatan.

Bahkan CNN juga memasukkan rumah sakit Gonjiam sebagai salah satu dari tujuh tempat yang paling berhantu di dunia.

Dengan lokasi di kota kecil Gwangju, bangunan tua yang telah terbengkalai itu menjadi salah satu topik utama dari kisah-kisah hantu dan juga urban legend yang ada di Negeri Ginseng tersebut.

Rumah sakit jiwa Gonjiam itu berhenti beroperasi dengan tiba-tiba pada awal tahun 1990.

Hingga pada saat inipun alasan penututpannya masih tidak jelas. Tetapi berbagai rumor pun beredar setelah itu.

Teori yang paling populer dari penutupan rumah sakit gonjiam yang mendadak itu adalah psikiater yang menderita masalah kejiawaan yang sedang melakukan sebuah eksperiman yang sangat kejam terhadap para pasien rumah sakit jiwa itu.

Pada saat hal itu di ketahui oleh pemerintah Korea Selatan, dia pun langsung menutup rumah sakit itu dan langsung kabur ke Amerika Serikat.

Teori yang lainnya juga mengatakan bahwa terjadi kematian pada pasien secara misterius di Gonjiam yang memaksa rumah sakit itu terpaksa berhenti beroperasi.

Beberapa orang pun menduga kalau kematian yang terjadi secara misterius itu pun di sebabkan oleh para hantu-hantu dari pasien terdahulu yang kembali lagi dengan hasrat untuk membalas dendam kepada dalang yang berada di balik semua peristiwa misterius itu.

iKoN Dikawal Begitu Ketat Oleh Puluhan Personil Keamanan Saat Tiba di Jakarta

Boygroup iKoN sudah siap menyapa para penggemarnya yang berasal dari Tanah Air. Group yang berasal dari Korea Selatan ini akan segera menggelar konser mereka yang berjudul ” iKoN 2018 Continue Tour In Jakarta ” ini pada hari Minggu tanggal 18 November 2018 yang berlokasi di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat.

Boygroup yang beranggotakan tujuh orang personil ini sudah tiba di Tanah Air pada hari Jumat tanggal 16 November 2018 sore hari. Kedatangan mereka di Jakarta ini pun langsung disambut meriah dan histeris oleh para penggemarnya.

Melihat dari salah satu unggahan penggemar mereka diakun Twitter, kedatangan iKoN di Jakarta ini mendapat pengawalan yang begitu ketat dari sejumlah petugas.

Kalau dihitung, ada lebih dari 10 orang petugas yang berseragam biru yang terlihat membuat pagar betis di sekeliling para personil iKoN. Tentunya ini merupakan sebuah antisipasi agar para personil iKoN tidak mandapatkan serangan ataupun hal lain yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Mecima Pro selaku promotor acara yang berjudul ” iKoN 2018 Continue Tour In Jakarta ” mengeluarkan peraturan yang harus di patuhi oleh penonton selama konser sedang berlangsung.

” Tidak di perbolehkan untuk merekam suara, mengambil foto ataupun video selama menjelangnya konser menggunakan perangkat professional yang termasuk kamera tab, alat perekam video, perekam suara, ataupun perangkat professional yang lainnya,” tulis pihak dari promotor konser iKoN ini dimedia sosialnya.

Agensi BTS Minta Maaf Kepada Korban Bom Atom Korea Gara-Gara Kaus

Beberapa waktu yang lalu, BTS sedang di hebohkan dengan sebuah kontroversi tentang kaus soal bom atom yang di kenakan oleh Jimin. Karena hal itu, kehadiran dari BTS disebuah acara televisi jepang akhirnya di batalkan.

Big Hit Entertainment atau BigHit selaku agensi yang menaungi BTS akhirnya mengeluarkan sebuah permintaan maaf terhadap korban bom atom di Jepang dan juga Korea lewat asosiasi Simon Wiesenthal Center.

Tidak hanya itu saja, BigHit juga kembali mengeluarkan pernyataan maafnya kali ini kepada sejumlah korban bom atom dari Hapcheon, Provinsi Gyeongsang Selatan di Korea.

Sekitar 70 persen dari korban bom atom yang berasal dari Korea berasal dari daerah ini. Orang-orang yang selamat dari peristiwa bom atom ini pun banyak yang sudah pindah dari Hiroshima dan menetap ditempat ini setelah perang selesai. Karena itulah, lokasi ini di sebut dengan ” Hiroshima Kecil “.

Perwakilan dari BigHit yang bernama Lee Jin Hyung mengunjungi Museum Bom Atom Hapcheon pada siang hari ini dan juga menggelar pertemuan privat dengan beberapa petugas dari Asosiasi Korban Bom Atom Korea.

Pada pertemuan itu, Lee Jin Hyung menyebutkan alasannya meminta maaf. ” Karena sangat tinggi kemungkinan adanya korban yang tersakiti dengan insiden ini, jadi kami selaku team yang menaungi BTS merasa ini adalah tugas kami untuk mengontak mereka.” ujarnya.

Wanna One Akan Segera Menggelar Konser Perpisahan Mereka Selama Tiga Hari

Hanya dalam beberapa hitungan bulan saja, boygroup K-Pop Wanna One akan segera di bubarkan. Ya, sejak awal pembentukan boygroup itu diajang kompetisi Produce 101 season 2, Wanna One memanglah di desain sebagai boygroup yang kaan di bubarkan setelah 1,5 tahun.

Menjelang akhir tahun 2018, ataupun masa berakhirnya kontrak dari Wanna One, publik pun mulai bertanya-tanya tentang kegiatan pamungkas dari group ini.

Publik pun memperkirakan kalau Wanna One akan menggelar konser terakhirnya atau konser perpisahan mereka seperti group temporer dari Produce 101 yang sebelumnya, IOI.

Pada hari Selasa tanggal 13 November 2018, Ilgan Sports mengabarkan kalau Wanna One akan segera menggelar konser perpisahan mereka pada bulan Januari 2019 mendatang.

Konser ini akan di selenggarakan setelah Wanna One menghadiri beberapa acara akhir tahun maupun even-event penghargaan.

Pertunjukkan yang terakhir kalinya bagi kesebelas personil Wanna One ini dikabarkan akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 27 sampai dengan tanggal 29 Januari 2019.

Informasi tentang konser perpisahan pada bulan Januari ini membuat rumor yang beredar menjadi semkain kuat tentang perpanjangan kontrak Wanna One selama satu bulan. Seperti yang di ketahui, kontrak asli dari Wanna One akan segera berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

Swing Entertainment selaku agensi yang menaungi Wanna One tidak membenarkan ataupun membantah kabar ini.

” Perpanjangan kontrak Wanna One akan tetap di diskusikan. Masih belum ada yang di putuskan mengenai konser pada bulan Januari tahun depan dan juga masih belum di finalisasi,” ujar pihak agensi.

Sementara itu Wanna One akan segera comeback untuk yang terakhir kali pada hari senin tanggal 19 November mendatang.

Blackpink Akan Menyuguhkan Penampilan Yang Spesial Untuk Penggemar di Ineonsia

Blackpink akan segera tampil di Sentul International Convention Center ( SICC ), tepatnya di Bogor pada tanggal 19 November 2018 mendatang. Mereka akan datang untuk menghibur para penggemar mereka melalui sebuah acara yang berjudul ” Road to 12.12. Shopee Birthday Sale”.

Pada konferensi pers, Country Brand Manager Shopee, yang bernama Rezki Yanuar, mengunkapkan bahwa girlgroup Blackpink akan ikut tampil dengan berbagap kejutan. Girlgroup yang beranggotakan empat orang personil itu juga dikatakan akan menghibur para penggemar dengan membawakan banyak lagu andalan mereka.

” Untuk Blackpink antinya mereka akan membawakan banyak sekali lagi hits mereka. Tidak sebentar, yang menariknya ada games bersama dengan mereka dan juga interview yang akan di lakukan langsung di atas panggung. Akan menjadi menarik,” ujar Rezki Yanuar dikawasan SCBD, Sudirman, pada hari Selasa tanggal 14 November 2018.

Para penggemar yang tidak dapat menyaksikan secara langsung penampilan mereka di lokasi acara, dapat melihat penampilan spesial mereka melalui siaran tv Trans 7, SCTV, Global TV dan juga Net TV.

” Akan di tayangkan secara bersamaan langsung pada jam 19.00 sampai dengan jam 21.00 WIB malam. Kami juga sepakat akan melakukan ini. Karena banyak yang merequest,” ujar Rezki Yanuar.

Jadi apakah di dalam acara itu Blackpink juga akan berkolaborasi dengan beberapa artis dari dalam negeri ? Seperti yang di ketahui, ” Road to 12.12. Shopee Birthday Sale ” juga akan di meriahkan oleh beberapa deretan penyanyi papan atas.

” Kolaborasi saya pada saat ini ke Blackpink, kita berharap teman-teman dan para fans Blink pastinya berharap akan original song mereka. Lagu hits mereka akan dibawakan,” lanjutnya.